FTIK IAIN TULUNGAGUNG MELAKSANAKAN RAKER 2019  DAN KEGIATAN PENINGKATAN CAPACITY BUILDING

FTIK IAIN TULUNGAGUNG MELAKSANAKAN RAKER 2019 DAN KEGIATAN PENINGKATAN CAPACITY BUILDING

FTIK IAIN TULUNGAGUNG MELAKSANAKAN RAKER 2019 DAN KEGIATAN PENINGKATAN CAPACITY BUILDING...

SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG

SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG

         Hari Kamis, 14 Februari 2019, FTIK IAIN Tulungagung...

FTIK Gelar Seminar Nasional Pendidikan Islam

FTIK Gelar Seminar Nasional Pendidikan Islam

Tulungagung – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Tulungagung kembali...

Kolaborasi Rektor, Dekan, dan Bupati di Rakernas AMPIPS se-Indonesia

Kolaborasi Rektor, Dekan, dan Bupati di Rakernas AMPIPS se-Indonesia

Kiri: Sutopo, M.Pd. (Kajur Tadris IPS IAIN Tulungagung), Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd. (Dekan...

“Habis Gelap Terbitlah Terang” Upacara Memperingati Hari Kartini mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

“Habis Gelap Terbitlah Terang” Upacara Memperingati Hari Kartini mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Kamis, 21 April 2016 penampilan mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)...

  • FTIK IAIN TULUNGAGUNG MELAKSANAKAN RAKER 2019  DAN KEGIATAN PENINGKATAN CAPACITY BUILDING

    FTIK IAIN TULUNGAGUNG MELAKSANAKAN RAKER 2019 DAN KEGIATAN PENINGKATAN CAPACITY BUILDING

    Selasa, 26 Maret 2019 08:31
  • SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG

    SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG

    Minggu, 24 Februari 2019 17:28
  • FTIK Gelar Seminar Nasional Pendidikan Islam

    FTIK Gelar Seminar Nasional Pendidikan Islam

    Kamis, 15 November 2018 15:13
  • Kolaborasi Rektor, Dekan, dan Bupati di Rakernas AMPIPS se-Indonesia

    Kolaborasi Rektor, Dekan, dan Bupati di Rakernas AMPIPS se-Indonesia

    Jumat, 07 April 2017 10:21
  • “Habis Gelap Terbitlah Terang” Upacara Memperingati Hari Kartini mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

    “Habis Gelap Terbitlah Terang” Upacara Memperingati Hari Kartini mahasiswa Jurusan Pendidikan...

    Selasa, 26 April 2016 09:53
   

   

Kalender Akademik  

No events
   

Direktori  

   

Link Internal  

   

Polling  

Jurusan yang anda minati?

PGMI - 13.3%
Pendidikan Agama Islam - 25.4%
Pendidikan Bahasa Arab - 4.9%
Tadris Matematika - 31.8%
Tadris Bahasa Inggris - 24.6%

Total votes: 264
The voting for this poll has ended on: 05 Nov 2014 - 00:00
   

Link Eksternal  

   

Pengunjung  

486233
Hari iniHari ini115
KemarinKemarin240
Minggu iniMinggu ini1064
Bulan iniBulan ini3862
TotalTotal486233
18.204.227.250
   
   

Kolaborasi Rektor, Dekan, dan Bupati di Rakernas AMPIPS se-Indonesia

Kiri: Sutopo, M.Pd. (Kajur Tadris IPS IAIN Tulungagung), Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd. (Dekan FTIK IAIN Tulungagung), Emil Elestianto Dardak, M.Sc., Ph.D. (Bupati Trenggalek), dan Dr. H. Maftukhin, M.Ag. (Rektor IAIN Tulungagung)

Tulungagung-Dalam rangka Rakernas Aliansi Mahasiswa Pendidikan IPS(AMPIPS) se-Indonesia, diadakanlah seminar di Swaloh Resort dan Spa Tulungagung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 25 Maret 2017. Dalam kegiatan tersebut, tema yang dibahas adalah Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Nilai Karakter Bangsa yang Berbudaya. Sebagai permbicara dalam seminar tersebut adalah dua punggawa dari dua instansi, yaitu Emil Elestianto Dardak, M.Sc., Ph.D. selaku Bupati Trenggalek dan Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd. selaku Dekan FTIK IAIN Tulungagung.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut datang perwakilan mahasiswa Pendidikan IPS dari Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Maulana Malik Ibrahim, Universitas Negeri Semarang, Universitas Raden Rahmat Malang, IAIN Jember, dan IAIN Cirebon serta peserta seminar dari berbagai perguruan tinggi di Tulungagung dan sekitarnya. Jumlah peserta lebih kurang 450 orang. “peserta seminar ini antara 400—500 orang,” ujar Sutopo, M.Pd. selaku Kajur Tadris IPS, IAIN Tulungagung. 

Sebelum kegiatan seminar tersebut dimulai, Dr. H. Maftukhin, M.Ag., Rektor IAIN Tulungagung, mengorasikan sambutan. Beliau menyatakan bahwa ada tantangan besar bagi mahasiswa IPS, yaitu mengubah pola pikir masyarakat, terutama tentang anomali kontradiktif. “Contoh anomali kontradiktif adalah orang yang berpendidikan malah menjadi koruptor,” ujar rektor yang saat itu sedang memakai pakaian bertuliskan IAIN Tulungagung.

Setelah sambutan, dipertontonkan Reog Gendang yang bersyairkan keislaman. Pada pukul 10.00 WIB, kedua pembicara saling berkolaborasi. Dalam pemaparannya, Bupati Trenggalek tersebut menekankan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh mahasiswa, terutama mahasiswa IPS. Pertama, belajar merupakan wujud pengorbanan demi karier. Kedua, pengambilan sikap yang tepat adalah act of kebersamaan. Ketiga, pahamilah karakter dan budaya. Keempat, ngomong apa yang kita punya, bukan yang tidak kita punya. Kelima, tingkatkan profesionalitas, gotong royong, integritas, dan inovatif dari berbagai aspek.

Paparan senada juga diujarkan oleh Dekan FTIK IAIN Tulungagung. Dalam paparannya, dia menyatakan bahwa pendidikan harus ber-per-adab-an. Ada beberapa hal yang harus dilaksanakan agar pola pikir tersebut efektif dan efisien. Pertama, pendidikan harus beradab. Kedua, pengembangan pendidikan harus dilaksanakan seiring dengan perkembangan peradaban umat manusia. Ketiga, pendidikan harus menjadi media bagi para stakeholder-nya untuk berkontribusi bagi peradaban (berperadaban). Keempat, penerapan pendidikan pembudayaan.

Berdasarkan penjelasan dari Dr. H. Maftukhin, M.Ag., Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., dan Emil Elestianto Dardak, M.Sc., Ph.D. disimpulkan bahwa karakter dan budaya tiap daerah berbeda. Oleh karena itu, mahasiswa IPS harus memahami perbedaan tersebut sebagai dasar untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Dengan kata lain, nilai karakter bangsa yang berbudaya merupakan salah satu tonggak untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. (AF/ABP)

   
© Tarbiyah IAIN Tulungagung